Jumat, 02 Oktober 2015

perpisahan...



Pernah ada hari..hari dimana kita bercengkrama…hari dimana kita memilih lupa akan semua masalah kita,,hari dimana kita menikmati hembusan angin di tepi pantai,,tempat yang sebelumnya tidak pernah aku datangi..
Iya..kamu tidak kalian… orang pertama yang mengenalkan tempat yang tidak pernah aku injak sebelumnya ini,,hari ini menyenangkan, kenapa?? Karna aku sedang sakit, menahan sakit yang ada diperutku, dan melihat pemandangan indah membuat ku lupa akan sakitku, sungguh pengalaman berharga…
Perjalanan yang cukup extreme karna sepanjang perjalanan kita seperti terhempas oleh alam, angin yang begitu kencang tak nyurutkan semangat. Sepanjang perjalanan penuh dengan kenangan dan waktu yang mungkin gak akan terulang lagi kelak.
Terima kasih sahabat, untuk semua yang telah terjadi selama ini, suka maupun duka kita hampir lalui bersama. kamu mungkin akan jadi satu-satunya sahabat lelakiku selama. Sahabat laki laki yang lebih mengerti atas isyarat mata ku yang mungkin tak bisa di mengerti oleh seorangpun…mata apa yang dia miliki? Kepekaan macam apa yg dia punya? Aku masih slalu bertanya mahluk dari mana dia… Alienkah? Malaikatkah? Atau mungikin orang spesies terakhir yang belum di beri nama? Astagaa ini terlalu jauh dari imajinasi ku…tapi memang dia langka…
Kalian sahabat-sahabat terbaikku yang melengkapi hariku…terimakasih sudah mau menoreh sedikit tulisan yang berarti ini,,,aku akan sangat merindukan kalian…
Tiba saat dimana aku harus pergi, menatap hari ditempat yang berbeda, melihat pantai, merasakan hembusan anginnya jauh dari kalian,, jelas aku hanya membawa kenangan tentang kita, tentang perjalanan kita, tentang kebersamaan kita, tentang tangis, tentang canda tawa, dan tentang semua kekonyolan yang pernah kita buat bersama…
Aku akan mengingatkan kalian saat aku menatap langit malam, melihat bulan, bahkan saat aku melihat gunung yang jauh, karna kita pernah berkisah sambil menatap langit malam bersama, aku pernah melihat bulan bersama kalian, dan kita pernah punya satu mimpi, apa itu??? MENDAKI GUNUNG BERSAMA semoga suatu hati nanti kita bisa mewujudkannya…… kita para sahabat yang melengkapi satu sama lain, yang mengobati sedikit luka satu sama lain, yang menghapus airmata satu sama lain, yang telinganya selalu terbuka untuk mendengar keluhan satu sama lain, kita saling menyempurkan, karna kita manusia-manusia yang tidak sempurna, Allah mempertemukan aku dengan orang-orang seperti kalian adalah salah satu hal yang selalu aku syukuri,,,banyak tempat yang kita kunjungi bersama, semuanya akan tersimpan rapih dalam memoriku…
Kini aku benar-benar akan pergi,,, aku pikir aku yang akan ditinggal..nyatanya aku yang akan meninggalkan…aku ingin selalu bersama kalian,, tapi inilah jalan, untuk memenuhi tanggung jawab aku harus pergi…
Aku beruntung punya kalian…aku beruntung punya sahabat-sahabat yang perhatiannya luar biasa besar seperti kalian,, aku beruntung punya sahabat yang meluangkan waktu yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya seperti kamu gila…
Dan sekarang aku masih mengisahkan tentang kita, tentang aku dan km,, tentang aku dan kalian berdua…tentang waktu kita yang berlalu dengan banyak memori indah…terimakasih untuk hari ini,,untuk makanan sederhana yang sangat nikmat ini,, terimakasih untuk pemandangan indah yang lagi-lagi belum pernah aku lihat sebelumnya ini,, terimakasih untuk kenangan baru,,momen langka yang lagi-lagi membuat aku bangga memiliki kalian……
I WILL MISS U GUYS……
















Minggu, 20 September 2015

tentang persahabatan kami




Aku punya kisah, kisah panjang yang pada episode yang tidak diduga kamu hadir dalam ceritaku, tidak seperti pemeran lain, kamu sangat betah disini bersamaku sampai begitu lama, jujur aku lupa sejak kapan dan bagaimana awal keakraban kita,,
Kisahku di hadiri oleh beberapa pemeran penting, yang membawa warna yang berbeda, dan kamu, warna apa yang kamu bawa dalam kisahku??
Warna kekesesalan, warna keceriaan, warna senyuman saat kamu membawa aku ke tempat-tempat baru, dan warna kekecewaan yang datang kemudian hilang, kita berteman cukup lama, bumbu-bumbu dalam persahabatan juga pernah kita alami, menjauh, menghindar, bertemu dan saling peduli lagi..
Saat yang paling menyakitkan buat aku adalah ketika kamu berjuang melawan sakitmu, dimana kakimu patah dan kamu masih dengan enteng menghibur semua teman yang menjengukmu,, kamu sahabat yang unik, karna kamu punya banyak cara buat orang disekitar kamu tidak bisa berkata banyak,, kamu sahabat yang menyenangkan karna sebagian besar waktu kita berlalu dengan tawa, kamu sahabat yang apa adanya, karna kamu tidak pernah menjadi orang lain kamu teguh dengan sikap dan pndirianmu, kamu sahabat yang mengejutkan dengan semua kekonyolanmu…
Kita tidak pernah berakhir…karna kita sahabat…
Kita tidak pernah saling melupakan,,karna kita sahabat,,
Kita mungkin akan menjadi orang dewasa, yang berjalan menuju takdir kita masing-masing..
Namun aku tidak akan lupa, bahwa dulu ada seorang sahabat yang pernah mengisi banyak hari dalam sebagian besar waktuku…bahwa ada seorang sahabat yang selalu ingin tahu tentangku, yang selalu ingin perubahan dalam diriku,,sahabat yang tidak ingin menciptakan jarak, namun selalu tetap jadi sahabat meski km sadar kadang aku sengaja menciptakan jarak….
Terimakasih telah hadir dalam kisah panjangku yang sederhana..
Terimakasih sudah menjadi sahabat yang selalu peduli padaku,, yang slalu menginginkan yang terbaik untukku,..
Terimakasih, sudah menemani hariku yang beragam,, dengan masalah-masalah yang penuh dengan sesak,, terimakasih untuk semua perhatianmu..
Ma’af bila ucapku, perbuatanku pernah membuatmu sakit, pernah membuatmu kecewa,,,
Sekarang kita sudah benar-benar beranjak menjadi orang dewasa,,dengan tanggung jawab yang aku pegang, dan tangung jawab yang kamu pegang,,,
Entah,,,kemana takdir akan membawamu,,
Entah,,kemana takdir juga akan membawaku,,
Mungkin banyak syuhada diluar sana bagimu,,tapi bagi aku hanya ada satu SI GILA…J
Selamat untuk kita..untuk kelulusan kita, kita wisuda dihari yang sama dan itu lucu J
Aku peduli,,aku sangat mempedulikan kamu gila..
Aku juga sangat mengkhawatirkan kamu..
Aku juga akan merasa sangat kehilangan…ketika suatu saat nanti tidak ada lagi orang gila yang datang bertamu kerumahku,,
Banyak prasangka dari orang-orang luar tentang persahabatan kita.. ada yang bilang kita bukan sahabat, kita punya hubungan lebih dari itu, sebagian yang lain bilang, “saya ingin kamu berjodoh dengan dia”,,bahkan ada yang bilang “km pasti berjodoh dengan dia…
Yang paling parah saat orang bilang “ aku tau kamu, kamu biasa saja dengan syuhada tapi syuhada ini perempuan lho,,dia bisa MUNAFIK”
Semua itu pernah diucap orang,,dan itu semua adalah cerita lain dari persahabatan kita
Lalu kenapa dengan persahabatan kita yang berbeda jenis, selama kita masih dijalan yang baik, kenapa itu jadi masalah…kamu adalah sahabat aku dan akan selalu seperti itu…
Semoga kita mendapatkan nasib yang baik…
Ketika suatu hari nanti kamu benar2 pergi atau aku yang akan pergi meninggalkan kota ini semoga kamu, aku selalu dalam lindunganya
Dan kita bisa bertemu lagi suatu hari nanti dalam keadaan yang lebih baik :D

Kamis, 17 September 2015



Dalam memori

Tuuttttt..tuuuttt…terdangar nada sambung dari telepon genggamku yang sudah stay ditelingaku, “Halo hada” terdengar suara dari seberang sana..suara sahabatku,, sahabat baikku, obrolan singkatpun dimulai..
“bagaimana kabar k..”
“tahompa”  (kata baik dalam bahasa bima)
Kami mengobrol cukup lama, pembicaraan biasa tidak ada yang special, hanya saja sahabatku ini masih membahas seseorang di masa laluku, senang rasanya bisa ngobrol lagi dengan dia setelah sekian lama..
Ada orang yang sempat menjadi pemeran utama dalam kisahku, dia bertahan selama empat tahun entah apa alasannya selama tiga tahun terakhir dia tidak ada kabar..
Setiap kali ngobrol dengan sahabatku ini aku selalu diingatkan akan masa lalu aku yang entah akan aku kisahkan seperti apa..masa-masa yang cukup berat ditahun 2013..
Kecewa, sedih, marah semua bercampur aduk di 2013, susah payah aku bangkit, dari kisah sedihku, mungkin ini terlalu dramatis, tapi inilah kenyataannya..
Pernah disanjung begitu tinggi,, pernah merasa dicintai begitu besar oleh sang kekasih, pernah diperhatikan dengan perhatian yang luar biasa oleh sahabatku, dan dalam sekejap semuanya hilang..
Cinta, kasih sayang, dan kepeduliaan hilang…
Obrolan hari ini,, sangat ringan namun ada hal berat yang aku rasakan, 3 tahun berlalu, semuanya berbeda, aku bisa melewati hariku dengan baik..kadang ada saat dimana semua memori lama kembali bermain dalam benakku, potongan-potongan cerita lama seolah bergantian berputar dikepalaku..
Saat sahabatku mulai hilang,,perlahan pergi dan melepas tanganku..
Syuhada yang dulu hanya bisa bertanya “ ini salahku dimana?”
Meskipun aku terus bertanya pada diriku, aku tidak juga menemukan jawaban yang tepat,,namun ada jawaban yang aku buat sendiri..
“IKHLAS itu susah,,ALLAH menghadirkan orang-orang baik dalam kisahku, namun aku larut, kadang tidak sadar bahwa orang-orang ini sangat menyayangiku, peduli dan pernah menjadikan aku sebagai prioritas mereka, dan ketika mereka tiba-tiba hilang, ada rasa bersalah yang luar biasa hinggap dalam diri aku, ketika keadaan memaksa aku untuk egois, mengharap tidak semua, hanya salah satu dari mereka ada disini, ditempat ini sekedar menguatkan aku saat ada masalah, menyaksikan masalah seperti apa yang aku hadapi, namun egois bukanlah hal yang benar..”
Allah selalu punya cara, Allah selalu punya rencana, dan Allah tahu yang terbaik untuk  setiap umatnya,  mereka hanya titipan yang suatu saat pasti akan pergi, dan Allah melatih aku untuk bisa melepas…
Waktu menyembuhkan lukaku, waktu melapangkan hatiku yang tertekan,, waktu memberiku jawaban yang indah..dan waktu mengajarkanku untuk IKHLAS.
Selalu ada ADI dalam hidupku, meskipun dia hilang setelah 4 tahun menjalin hubungan aneh yang menghadirkan perasaan yang luar biasa kuat,, dia sosok yang tidak pernah aku lihat, dia seperti apa sampai detik ini tidak pernah aku tahu, hanya lewat suara,,dan sms-sms,,itulah bagaimana kami berhubungan selama 4 tahun.
Masalaluku mempengaruhi pikiranku, bahwa cinta itu benar namun tidak selamanya jujur,, cinta itu syah namun tidak selamanya kekal…
Dan sahabatku tetaplah sahabatku, meski sekarang semuanya berbeda dia tetaplah sahabat baikku yang menghabiskan waktu cukup banyak denganku, terlepas dari semua khilafnya, terlepas dari semua ketidaksadarannya,,dia tetaplah sahabatku..
Obrolan singkat malam ini memang menghadirkan banyak slide yang bermain dalam benakku dan sedikit banyak menggetarkan hatiku,, sadarku luka mungkin bisa sembuh, namun dia akan meninggalkan bekas, dan bekas yang aku rasakan sekarang tidak membawa dendam, hanya sebuah sensasi ringan yang mengingatkan aku, bahwa dulu pernah ada NURYANI sahabat baikku dalam keseharianku, yang tidak bisa jauh lama-lama dariku, meskipun sekarang dia tidak sama, dia sudah memiliki kehidupan baru, bersama seorang sahabat baik menjadi guru dan mendidik banyak murid…sensasi itu juga mengingatkanku bahwa dulu pernah ada ADIYATMAN SYAPUTRA yang pernah menempati ruang dihati aku, yang juga sangat mencintai aku, meski belum pernah sekalipun bertatap muka, bertukar senyum dan saling menguatkan dari jarak yang dekat,,orang yang dengan susah payah aku lupakan.
Hikmahnya aku menjadi jauh lebih kuat,, setelah cukup lama berusaha menahan tangis,, menahan sesak,, menahan rasa kecewa, dan kehilangan..
Cinta itu benar..hanya saja kadang tidak tepat,,,ceritaku bersama dia entah menjadi katagori cinta yang seperti apa..yang aku tahu sekarang kisah itu hanya sebuah buku usang yang aku simpan dalam memori kecil disudut hati aku..
Dan tentang sahabatku,,sebenarnya tidak ada jenis dalam persahabatan namun kadang aku bertanya “siapakah sahabat sejati itu..?” dan belum ada jawaban sampai sekarang..
Salah itu adalah teman baiknya manusia..kita hanya bisa berjalan dan memperbaiki salah kita, dan dulu mungkin ada sebuah kesalahan yang aku perbuat yang tidak aku sadari J
Sekarang saatnya menatap hari lebih baik…


 ini dia sahabatku..





Sabtu, 12 September 2015

sebuah cerita

cinta itu membawa keagungan bagi setiap orang yang merasakannya,, karna setiap orang yang merasakan cinta akan lebih mudah menerima,, lebih mudah mema’afkan dan lebih mudah memberi…
cinta memanglah sebuah kata sederhana yang memiliki makna yang sangat dalam,, makna yang cukup luas,, hingga  banyak orang yang menyalah artikannya,,,
cinta mampu meluluh kan hati tidak peduli sekeras apa sang pemelik hati,,, titik- titik cinta akan trus ada dan trus tumbuh,, menghasilkan melodi,, memberi seuntai senyum,, dan banyak kebahagiaan…
kadang kita merasa jenuh karna tidak dapat membagi cinta pada orang yang tepat,,, kadang banyak  pertanyaan muncul,, bagaimana aku membagi cinta sedang orang itu belum ada,,??
Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sangat sering terucap…
Dan aku,, disini sendiri,, entah orang yang dipilih Allah itu seperti apa,, namun aku memiliki keutuhan hati untuknya,,, siap menerima kurang serta lebihnya dia,,
Sekarang cukup dengan cintaku untuk keluarga,, cintaku untuk ibu,, adik,, kakak,, serta sahabat-sahabatku….
Aku selalu percaya kelak Allah akan mengirim dia tepat pada waktunya,, dan pilihan Allah itulah sebaik-baiknya pilihan….”

tahun penuh jeritanku telah berlalu,, waktunya untuk melangkah,, dan sesekali menengok pelajaran-pelajaran berharga dimasa lalu…

waktuku mengajarkan banyak hal kepadaku,, terutama tentang cinta,, dimana setiap minggu selama masa-masa terburuk itu coba terus aku lalui aku menerima satu keindahan yaitu kedewasaan,,
Terimakasih tuhan,, engkau memberi waktu dengan segala tawa,, engkau juga memberi waktu dengan banyak airmata,,dan menghadiahkan satu hal yang sangat indah yaitu ketegaran,,,,